Iklan
yang dimuat pada media cetak merupakan salah satu jenis teks yang tergolong dalam
teks persuasif. Teks iklan biasanya memuat pujian terhadap produk barang atau
jasa yang ditawarkan. Namun demikian, informasi yang termuat dalam teks iklan
tersebut belum semuanya informasi faktual. Artinya, sebagian dari informasi
tersebut masih memerlukan pembuktian. Di sinilah diperlukan kejelian pembaca
untuk mampu membedakan antara fakta dan opini dari informasi yang dimuat dalam
teks iklan di surat kabar. Kemampuan ini akan membuat kita tidak mudah termakan
bujukan atau rayuan iklan yang masih perlu pembuktian nyata.
Cermatilah teks iklan berikut!
Dalam
teks iklan tersebut terdapat informasi yang bersifat persuasif. Namun demikian,
tidak semua pernyataan dalam iklan tersebut
berupa fakta. Ada juga yang berupa opini. Nah, perhatikan dengan cermat kedua paragraf iklan
tersebut!
Paragraf ke-1
Dinamika
dunia bisnis sangat membutuhkan talenta
berkualitas untuk membuat karya bisnis yang bernilai tinggi. Diperlukan
pengetahuan, keterampilan dan sikap berbisnis yang baik agar berhasil mengisi
dan menciptakan peluang.
Dalam paragraf tersebut, terdapat kata sangat
yang merupakan salah satu ciri pernyataan yang merupakan opini. Begitu juga
penggunaan kata agar pada kalimat kedua menguatkan bahwa ada sesuatu yang
diharapkan, artinya sesuatu belum terjadi sehingga tidak bisa dikatakan sebagai
fakta.
Begitu juga dengan paragraf ke-2
Dengan
bergabung bersama Akademi Sekretaris Bintang Timur, Anda akan mendapatkan
proses pembelajaran bisnis yang terpadu dan mudah digunakan
untuk membuat Anda menjadi pembangunan bisnis handal di masa depan.
Dalam paragraf tersebut menggunakan kata akan
yang merupakan salah satu ciri pernyataan yang merupakan opini karena masih
perlu pembuktian. Apakah betul dengan bergabung dengan akademi tersebut bisa
mendapatkan proses pembelajaran bisnis yang terpadu dan seterusnya.
Sementara itu informasi
tentang nama dan alamat seperti Lembaga Pendidikan Kampung
Rambutan Jl. Bungur Raya Nomor 66 Jakarta merupakan informasi faktual karena pembuat iklan
tentu menyampaikan bahwa informasi itu sesuai dengan fakta yang sesungguhnya. Oleh karena itu, informasi seperti itu disebut
fakta.

0 komentar:
Posting Komentar